Gubernur Kalteng: Manfaatkan Aset Restorasi Gambut Untuk Kelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat

Gubernur Kalteng: Manfaatkan Aset Restorasi Gambut Untuk Kelestarian Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat

Share

Palangka RayaBiro PKP. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Tim Restorasi Gambut Daerah (TGRD) hingga tahun 2018 berhasil membangun berbagai aset fasilitasi restorasi gambut diantaranya 9.600 sumur bor, 2.534 Sekat Kanal, 15 unit Penimbunan Kanal, 350 hektar Revegetasi dan 97 paket Revitalisasi Ekonomi.

Kemudian tahun 2019, program restorasi gambut yang akan dilaksanakan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Katingan dan Pulang Pisau meliputi Sekat Kanal 341 unit, 1.243 unit sumur bor, Revegetasi seluas 100 Hektar dan 54 paket Revitalisasi Ekonomi.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengingatkan seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) agar semua aset, fasilitasi dan bantuan Program Restorasi Gambut tersebut dapat terus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kelestarian lingkungan gambut dan juga kesejahteraan masyarakat.

Pesan Gubernur Kalimantan Tengah tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Fitri selaku Ketua TGRD Kalteng saat menghadiri Rapat Koordinasi Restorasi Gambut Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) RI Nazir Foead di Kahayan Ballroom Swiss-Bel Hotel Danum, Palangka Raya, Selasa siang (30/07/2019).

Gubernur Sugianto Sabran mengharapkan Bupati Bupati, Camat dan Kepala Desa yang wilayahnya telah dilaksanakan restorasi gambut agar manfaatkan dan mengoptimalkan aset-aset restorasi yang sudah terbangun untuk kelestarian gambut dan kesejahteraan masyarakatnya.Masyarakat yang menerima bantuan juga dapat bertanggung jawab dan melaksanakan usahanya dengan bersungguh-sungguh dan sampai berhasil sehingga menjadi contoh bagi masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Gubernur Sugianto Sabran juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua stakeholders yang telah berpartisipasi aktif dalam melaksanakan program restorasi Gambut di Provinsi Kalimantan Tengah. “Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak, baik itu Badan Restorasi Gambut, TRGD, Masyarakat dan NGO serta semua unsur sumber daya Restorasi gambut yang selama ini telah aktif dan peduli pada upaya perbaikan hidrologis gambut serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Tengah”, katanya.

Sementara itu Kepala BRG RI Nazir Foead mengatakan Provinsi Kalimantan Tengah selalu menjadi nomor satu dari 7 provinsi dalam menetapkan program kerja. “Rakor pada hari ini istimewa, karena Kalteng selalu menjadi  provinsi nomor satu di antara  tujuh provinsi, di dalam kita menetapkan program kerja. Kalau kita lihat anggaran juga, selalu anggaran terbesar  dari tujuh provinsi BRG bekerja, itu juga Kalteng”, jelasnya.

Pada Rakor tersebut diberikan penghargaan kepada tiga orang petani atas sumbangsihnya dalam program restorasi gambut masing-masing Rina Ketua Kelompok Tani Kabali Makmur Desa Henda sebagai Pelaksana Revitalisasi Ekonomi Restorasi Gambut Terbaik Tahun 2018; Taufik Rahman warga Desa Buntoi sebagai Pelaksana Revitalisasi Ekonomi Pendukung Operasi Pembasahan Gambut Tahun 2018 dan Yanir Kepala Desa Anjir Kalampan sebagai Kepala Desa Pendukung Kegiatan Restorasi Gambut Tahun 2018.

 "Kami sangat berterima kasih kepada Badan Restorasi Gambut yang telah membantu dan membina kami selama ini (sebagai) petani. Dengan adanya bantuan dari BRG, kami, masyarakat Desa Henda, merasa terbantu, dan ekonomi kami pun saat ini ada peningkatannya," demikian testimoni Rina, salah satu pemenang penghargaan.

Tim Komunikasi Publik Biro PKP Setda Provinsi KalimantanTengah


Share