WTP 5 Tahun Beruntun, Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Kementerian Keuangan

WTP 5 Tahun Beruntun, Pemprov Kalteng Raih Penghargaan Kementerian Keuangan

Share

PALANGKA RAYA – Biro PKP. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas keberhasilan meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI selama 5 kali bertutut-turut sejak tahun 2014 hingga 2018.

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Tengah Ratih Hapsari Kusumawardani kepada Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran disela-sela Rakordal Program-Program Pembangunan Provinsi Kalteng Triwulan III Tahun Anggaran 2019 di Palangka Raya, Rabu (16/10).

Penghargaan serupa juga diberikan kepada Kabupaten Barito Utara, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur dan Sukamara yang meraih Opini WTP 5 tahun berturut-turut serta 13 Kabupaten dan Kota lainnya yang meraih Opini WTP tahun 2018, kecuali Kabupaten Seruyan yang masih belum mampu meraih Opini WTP dari BPK RI.

Gubernur Sugianto Sabran mengatakan Predikat WTP atas LKPD Provinsi serta 13 Kabupaten dan Kota tahun 2018 itu merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemprov, Kabupaten dan Kota sehingga diharapkan dapat memacu peningkatkan kinerja jajaran pemerintah daerah. “Dengan penghargaan ini, menunjukkan kerja keras kita selama ini membuahkan hasil sehingga dapat memotivasi kita agar mau bekerja lebih keras lagi”, kata Gubernur.

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalteng Ratih Hapsari Kusumawardani menjelaskan, terdapat 2 jenis penghargaan yang diberikan yaitu penghargaan kepada Pemda yang meraih Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemda 2018 dan penghargaan kepada Pemda yang meraih Opini WTP atas Laporan Keuangan Pemda selama 5 tahun berturut-turut.

Sugianto Sabran ketika memimpin Rakordal Program Pembangunan Kalteng Triwulan III 2019 mengungkapkan indikator capaian pembangunan di Kalteng selama tiga tahun terakhir menunjukkan peningkatan. “Namun Saya tetap meminta Bupati dan Walikota agar intensif melaksanakan pembangunan terutama daerah pedalaman. Buka akses di wilayah yang masih terisolasi melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian secara merata”, ujar Sugianto.

Indikator capaian kinerja 3 tahun RPJMD Provinsi Kalteng terlihat dari pertumbuhan ekonomi Kalteng 2018 sebesar 5,64 %, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 %. Pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2019 mencapai 6,03 % dan meningkat hingga 7,67 % pada triwulan kedua 2019.

Angka kemiskinan Maret 2019 tercatat 4,98 %, lebih rendah dari capaian nasional 9,41 %. Demikian juga IPM Kalteng 2018 sebesar 70,42, lebih rendah dari IPM nasional 71,39. Namun IPM Kalteng 2018 itu masuk dalam kategori kelompok tinggi, sedangkan gini ratio sampai Maret 2019 tercatat 0,336, lebih baik jika dibandingkan dengan capaian nasional sebesar 0,382. “Saya berharap capaian indikator makro pembangunan tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi dengan sinergitas antara provinsi, kabupaten dan kota se-Kalteng dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan yang berfokus pada sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian dalam arti luas”, imbuh Sugianto.

Sugianto Sabran menegaskan, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah terbuka menerima investor yang memiliki visi yang sama dengan pemerintah daerah. Saat ini Kalimantan Tengah menjajaki kerjasama dengan investor Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengembangkan sektor pertanian dalam arti luas.

(Penulis: Dina Meitrani, Foto: Benito Zuares, Redaksi: Jomangkar)

Biro Protokol dan Komunikasi Publik Setda Provinsi Kalimantan Tengah


Share