Peringatan Hari Jadi ke-62 Palangka Raya, Gubernur Ingatkan Warga Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

Peringatan Hari Jadi ke-62 Palangka Raya, Gubernur Ingatkan Warga Masyarakat Tidak Membakar Hutan dan Lahan

Share

Palangka Raya – Biro PKP. Kota Palangka Raya sebagai salah satu Calon Ibukota Pemerintahan RI, hari Kamis 17 Juli 2019 genap berusia 62 tahun. Peringatan Hari Jadi Ke-62 tahun Kota Palangka Raya yang bertepatan pula dengan Peringatan Hari Jadi Ke-54 tahun Pemerintah Kota Palangka Raya, mengusung tema “Sinergi, Kolaborasi dan Integrasi Dalam Mendukung Tercapainya Kalteng BERKAH dan Mewujudkan Kota Palangka Raya Yang Maju, Rukun dan Sejahtera” itu dihadiri Walikota dan Wakil Wakil Walikota, para mantan Walikota dan Wakil Walikota, Anggota dan Pimpinan DPRD Provinsi dan Kota Palangka Raya, Forkopimda, sejumlah Bupati dan Wakil Bupati, sesepuh daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar dan masyarakat tersebut berlangsung di halaman Balai Kota Palangka Raya.

Gubernur Kalimantan Tengah dalam sambutan tertulis disampaikan Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya selaku Inspektur Upacara, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya beserta jajarannya atas upaya dan prestasi meraih Penghargaan Indonesia Innovation Award 2019 kategori khusus innovation perangkat peringatan dini kebakaran hutan dan lahan gambut tingkat tapak, Penghargaan Kategori Program Kampung Iklim Utama dari Kementerian Lingkungan Hidup, Penghargaan terbaik tingkat nasional dari Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam pengelolaan pemberitaan melalui Media Center Isen Mulang dalam mengedukasi dan memberikan pemberdayaan serta pencerahan kepada masyarakat dan Penghargaan Pasar Aman dari BPOM RI serta 3 tahun berturut-turut mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yaitu Tahun Anggaran 2016, 2017 dan 2018.

Hal ini dapat diartikan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya telah melakukan berbagai inovasi untuk dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, menerapkan keterbukaan informasi publik serta tata kelola pemerintahan yang menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi. “Tekad, komitmen serta kerja keras inilah yang Saya yakini sebagai bentuk perhatian dan ketulusan dari Pemerintah Kota Palangka Raya sehingga mampu mencapai berbagai keberhasilan yang ada”, kata Sugianto Sabran.

Sebagai bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah provinsi Kalteng kepada pemerintah Kota Palangka Raya tersebut, pada tahun 2019 mengalokasi anggaran sebesar Rp. 158.730.000.000,- Miliar masing-masing Rp.52.166.000.000,- Miliar untuk pembangunan sektor Bina Marga dan Rp.102.214.000.000,- Miliar untuk sektor Cipta Karya di wilayah Kota Palangka Raya.

Sehubungan dengan rencana pemindahan Ibukota Pemerintahan yang sudah masuk dalam tahap kajian dan Kota Palangka Raya sebagai salah satu Calon Ibukota Pemerintahan, gubernur mengharapkan pemerintah dan warga kota Palangka Raya agar mendukung secara penuh rencana pemindahan Ibukota tersebut karena akan memberikan harapan akan pemerataan pembangunan, peluang kerja dan usaha masyarakat serta kemajuan Kalimantan Tengah umumnya.

 Gubernur Sugianto Sabran juga mengingatkan bahwa wilayah provinsi Kalimantan Tengah saat ini telah memasuki musim kemarau berdasarkan prakiraan BMKG. Musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan akan semakin tinggi. “Oleh karena itu Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah khususnya Kota Palangka Raya untuk tidak membakar hutan dan lahan selama musim kemarau serta mengaktifkan Posko di wilayah masing-masing”, tutur Gubernur Kalteng.

Tim Komunikasi Publik Biro PKP Setda Provinsi Kalimantan Tengah


Share