Brunei Darussalam Lirik Peluang Investasi Di Kalteng

Brunei Darussalam Lirik Peluang Investasi Di Kalteng

Share

Palangka Raya – Biro PKP. Tim BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD Brunei Darussalam menjajaki peluang investasi jangka panjang dalam berbagai sektor pembangunan di Kalimantan Tengah dengan proyeksi investasi sebesar USD 10 miliar.

            Pimpinan Tim BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD Brunei Darussalam Pangiran Yura Kesteria PSN Haji Md Yusuf menegaskan pihaknya siap merealisasikan investasi tersebut. “Kami akan merealisasikan di bidang infrastruktur, pertanian, perikanan, perindustrian, listrik, jalan raya dan bidang lainnya”, jelasHaji Md Yusuf dalam pertemuan dengan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin gubernur Kalimantan Tengah H.Sugianto Sabran di Istana Isen Mulang Palangka Raya, Selasa (02/04/2019).

            Menurut Haji Md Yusuf, hal tersebut kembali kepada kemauan masyarakat dan pemerintah provinsi Kalteng. Pihaknya siap membantu di bidang teknologi dan konstruksi dalam mencapai kepentingan bersama pihak swasta dan kerajaan Brunei Darussalam. “Ini membutuhkan waktu panjang, bukan pembangunan jangka pendek. Kami akan membantu sumber daya manusia dan meningkatkan pengetahuan masyarakat”, Jelasnya.

            Dijelaskan, Tim BIMP-EAGA Multipro Resuorces SDN BHD Brunei Darussalam akan fokus mengelola investasi sebesar 10 miliar dollar AS pada sektor pertanian dan nilai investasi tersebut bisa bertambah sesuai dengan permintaan masyarakat dan pemerintah daerah. “Dengan melakukan MoU ini akan menjadi suatu keyakinan bagi kami untuk menindaklanjuti kerjasama ke depan, paling lambat tiga tahun. Sebelumnya kami akan mengirimkan tim teknis pada sektor tertentu untuk meninjau teknologi apa saja yang diperlukan, termasuk soal tenaga kerja, listrik dan sebagainya”, beber Md Yusuf.

            Selain investasi di sektor pertanian, pihak BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD Brunei Darussalam juga melirik peluang investasi di bidang pariwisata, rumah sakit, sekolah dan universitas jika diperlukan di Kalimantan Tengah.

            Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengapresiasi kedatangan tim dan rencana investasi dari pihak BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD yang merupakan gabungan 4 negara meliputi Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina dan Malaysia tersebut. “Namun hal terpenting dan menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah memotong proses perijinan birokrasi agar tidak menjadi panjang dan bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat”, beber gubernur Kalteng tersebut.

            Sugianto Sabran mengatakan investasi harus diberikan kemudahan-kemudahan mengingat banyak sektor yang akan dikembangkan seperti bidang energi kelistrikan, pendidikan, kesehatan dan sektor lainnya.

Investasi di berbagai sektor tersebut memerlukan dukungan masyarakat dan pemerintah, tapi investor asing juga harus memperhatikan budaya lokal. “Jika ada yang ingin berinvestasi besar khususnya di bidang pertanian perlu kita dukung, asal  tetap memperhatiakan kearifan lokal budaya setempat serta untuk kemajuan masyarakat Kalteng”, tegas Sugianto Sabran.

Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah telah menyiapkan lahan seluas 300.000 hektar untuk food estate dan luasan lahan akan ditambah lagi dalam rangka mendukung pembangunan kekuatan ekonomi Kalteng melalui berbagai sektor pembangunan.

Pertemuan pemerintah provinsi Kalteng dengan Tim BIMP-EAGA Multipro Resources SDN BHD Brunei Darussalam tersebut juga diikuti sejumlah Bupati dan Kepala SOPD Provinsi Kalteng.

Tim Komunikasi Publik Biro PKP Setda Provinsi Kalimantan Tengah


Share