Wakili Gubernur, Asisten Ekobang Hadiri Kuliah Umum Bersama Stafsus Presiden Bidang Ekraf di UIN Palangka Raya
Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya menggelar kegiatan Studium Generale (kuliah umum) bertajuk “Ekonomi Kreatif sebagai Pilar Pemberdayaan Generasi Muda”, dengan pembicara utama Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Yovie Widianto.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Herson B. Aden hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran dalam kegiatan Kuliah Umum tersebut, yang berlangsung di Aula UIN Palangka Raya, Selasa pagi, 10 Februari 2026.
Membacakan sambutan Gubernur, Asisten Ekobang mengapresiasi digelarnya kuliah umum dan berterima kasih atas hadirnya Stafsus Ekraf, yang dinilai bisa membuka wawasan dan memberi motivasi bagi generasi muda Kalteng untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif.
Asisten Ekobang kemudian menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki prospek menjanjikan sebagai salah satu penopang perekonomian nasional dan daerah. Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mulai dari kekayaan seni budaya, pariwisata alam, hingga kerajinan dan produk olahan lokal.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, lanjutnya, terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai program pembinaan, termasuk dukungan kepada pelaku UMKM, sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan daerah dan program nasional.
"Saya berharap mahasiswa dan pelajar tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga inspirasi dan keberanian untuk bermimpi besar. Generasi muda adalah motor utama dalam memajukan sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah,” tambah Herson.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN Palangka Raya Prof. Ahmad Dakhoir menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif, seperti kerajinan getah nyatu dan rotan yang telah menembus pasar internasional.
Rektor UIN selanjutnya berharap melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dapat terjalin kerja sama strategis dalam pemberdayaan generasi muda agar mampu mengembangkan potensi daerah dan bersaing dengan provinsi lain.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto dalam paparannya menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran yang sangat penting sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di era transformasi digital.
Yovie kemudian menekankan pentingnya peningkatan literasi digital, keterampilan kecerdasan buatan (AI), pemahaman data, serta kemampuan berpikir adaptif agar tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi.
Menurutnya, kreativitas dan inovasi generasi muda merupakan harapan besar bagi masa depan ekonomi kreatif Indonesia, namun tetap harus selaras dengan nilai-nilai luhur, termasuk nilai religius.
Lebih lanjut, Stafsus Presiden Bidang Ekraf juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri, terbuka mengomunikasikan ide inovatif, serta siap menyongsong pengembangan ekosistem ekonomi kreatif.
“Dengan tekad, kerja keras, dan keyakinan bahwa man jadda wa jadda, siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil, saya percaya generasi muda Kalimantan Tengah mampu membawa ekonomi kreatif Indonesia menuju masa depan yang gemilang.”
(Tulisan: ELSA; Foto: Diskominfosantik; Suntingan: SETYA)
Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah

